KABUPATEN TOBA, SUMATERA UTARA-Satreskrim Polres Toba bergerak cepat guna menjaga stabilitas harga pangan menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Bersama instansi terkait, pihak kepolisian menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Balige, Kabupaten Toba, pada Jumat (13/02/2026). Langkah preventif ini bertujuan untuk mencegah praktik spekulasi harga yang dapat memberatkan masyarakat.
Polisi Cek Ketersediaan Bahan Pokok
Kasat Reskrim Polres Toba, AKP Erikson David Hutauruk, memimpin langsung jalannya pemantauan di lapangan. Petugas menyisir satu per satu lapak pedagang untuk mengecek komoditas pangan secara detail. Fokus utama pengecekan meliputi harga bumbu dapur, daging ayam, daging sapi, beras, minyak goreng, hingga telur.
Berdasarkan hasil pantauan tersebut, pihak kepolisian memastikan bahwa ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) masih mencukupi. Selain itu, harga di tingkat pedagang terpantau masih dalam batas kewajaran. “Secara umum stok aman dan harga relatif stabil bagi konsumen,” tegas AKP Erikson saat memberikan keterangan.
Antisipasi Lonjakan Harga Selama Ramadan
Pemantauan ini merupakan bentuk pengawasan awal untuk menjamin ketenangan masyarakat saat menjalankan ibadah puasa. Pihak Satreskrim bersama Dinas Ketapang dan Koperindag Kabupaten Toba berkomitmen untuk terus mengawal pergerakan harga. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi oknum yang sengaja menimbun barang demi keuntungan pribadi.
AKP Erikson menambahkan, kepolisian akan memperketat pengawasan melalui operasi gabungan dalam waktu dekat. Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga rantai pasok pangan di wilayah Toba. “Kami berkoordinasi dengan instansi terkait agar tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan,” ujarnya.
Warga Diimbau Tetap Tenang Berbelanja
Kegiatan sidak ini mendapat respons positif dari para pengunjung Pasar Balige. Kehadiran aparat memberikan rasa aman bagi warga dari ancaman kelangkaan barang. Polres Toba berharap stabilitas ini terus bertahan hingga Idul Fitri mendatang agar masyarakat dapat beribadah dengan lebih fokus.
Selain melakukan pengecekan harga, petugas juga memberikan edukasi kepada para pedagang agar tetap jujur dalam berjualan. Kepolisian tidak akan segan menindak tegas pelaku usaha yang terbukti melakukan pelanggaran hukum terkait distribusi pangan. Dengan pengawasan ketat, stabilitas ekonomi daerah diharapkan tetap terjaga dengan baik.



Belum ada komentar